Ongoing

Light Novel


Sudah bukan hal baru lagi jika One Piece sering menyinggung berbagai isu penting yang ada di dunia ini. Pun di episode yang ke-900-nya, serial anime ini mampu memberikan insight yang sangat menyentuh. Di episode yang telah genap 900 ini, sadar atau tidak One Piece berhasil membuat kampanye yang baik untuk menunjukkan kesenjangan di dunia ini. Setelah berhasil lolos dari serangan Hawkins, mereka baru menyadari jika Tsuru (orang yang diselamatkan Luffy dan Zoro sebelumnya) bersembunyi di balik ekor Komachiyo dan akhirnya Otama pun dibawa ke kedai tehnya. Di sini Otama akan diberikan ramuan yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan keracunan air sungai yang telah tercemar.

Meski tampak payah dan tidak menyukai obat yang diberikan, akhirnya Otama tetap meminumnya dan akhirnya sembuh. Kampanya kesenjangan ekonomi nampak jelas saat Tsuru memberikan bubur kacang kepada Otama. Meskipun terjadi sedikit drama penolakan dari Otama, tetapi akhirnya dia mau menerima bubur kacang dari Tsuru.

Otama merasa sangat bahagia dan tidak dapat menahan rasa harunya begitu menerima bubur kacang dari Tsuru. Hal ini benar saja dan sangat logis mengingat mungkin ini pertama kalianya dia bisa memakan makanan yang layak dan enak untuk dimakan.


Ini hari terbaik dalam hidupku


Kondisi tempat tinggal yang sudah rusak dan sedikit sekali sumber dayanya membuat segala usaha Otama dalam membuat kerajinan topi jerami hanya cukup untuk menanggung beban hidup satu orang. Bahkan di episode sebelumnya, Luffy sampai kena marah karena memakan nasi yang sebenarnya akan dijadikan makanan untuk ulang tahun Otama. Namun, pada akhirnya, di hari ulang tahunnya, Otama mendapat hadiah bubur kacang dari Tsuru. Dengan kenikmatan serta kemewahan ini, hadiah ulang tahun yang didapatkan kali ini merupakan hadiah ulang tahun terindah yang didapatkan. Hal itu pun tidak dapat ditutupi oleh Otama, dan terlihat jelas lewat ekspresi kesenangannya.

Ternyata, hal semacam ini bukan hanya terjadi pada Otama. Dia hanya satu sampel dari betapa tidak adilnya kehidupan di Negeri Wano. Masih banyak anak dengan nasib yang sama atau bahkan lebih buruk di negeri ini. Bahkan, kesulitan yang dialami anak-anak di negeri Wano sudah sampai kepada level yang menyedihkan hinga tidak bisa mencukupi kebutuhan dasarnya. Padahal menurut Luffy sendiri, seharusnya dengan adanya laut, gunung, dan hutan hal itu sudah cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup orang-orang di Wano. Namun, dari episode sebelumnya pun sudah jelas jika negeri ini punya penguasa yang sangat sewenang-wenang sehingga masyarakatnya tidak menerima hak yang semestinya.



Di dunia nyata, Credit Suisse menyebutkan kesenjangan ekonomi antara orang kaya dan miskin dunia semakin besar sejak krisis global 2008. Bank investasi asal Swiss ini memperkirakan 50% orang termiskin dunia hanya mampu menguasai satu persen kekayaan. Sementara 10% orang paling kaya dunia mampu menguasai aset mencapai 89%. Kelaparan, gelandangan, serta rendahnya angka harapan hidup orang-orang di negara berkembang menjadi bukti nyata ketimpangan ekonomi ini.

Bahkan di tahun 2014, menurut Katadata, kesenjangan terbesar yang terjadi di Rusia sampai mampu menjadikan 74,5% kekayaan rusia hanya dikuasai oleh 1% orang di negara tersebut. Sedangkan untuk Indonesia sendiri, dengan menempati posisi keempat negara dengan kesenjangan ekonomi terbesar, 49,3% kekayaan Indonesia dikuasai oleh 1% orang yang termasuk golongan orang terkaya.




Sumber: databoks.katadata.co.id

Data ini mungkin telah berubah sekarang. Namun, esensi dari hal yang ingin ditunjukkan tetaplah sama. Intinya adalah kesenjangan telah menjadikan sebagian besar orang-orang di dunia ini terjebak dalam kehidupan yang menyedihkan. Dalam dunia One Piece, kita bisa dengan mudah tahu siapa penjahat dan dalang di balik semua ini. Kaido dan kroni-kroninya sudah jelas dapat disalahkan dari segala kesenjangan yang ada di negeri Wano. Lalu, bagaimana di dunia nyata? It can’t be easy to find out who behind all of it. Ingin menyalahkan siapa pun akan sulit. Ini masalah bersama yang memang harus diselesaikan bersama. Jika ada negara dengan tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi, tentu ada negara dengan tingkat kesenjangan yang lebih rendah atau bahkan hampir setara untuk semua penduduknya. Inilah yang bisa menjadi inspirasi bagi negara-negara lainnya untuk memperbaiki kondisi yang ada sekarang.

Saat kesenjangan bisa diminimalkan, kasus anak-anak kelaparan yang begitu menyedihkan harusnya bisa dengan mudah teratasi. Kita tidak bisa mengandalkan Luffy dan kru bajak lautnya di sini. Orang-orang yang sadarlah pada akhirnya yang menjadi pahlawan itu. Harus ada orang yang muncul dari banyak kegelisahan, yang pada akhirnya mampu menjadi solusi atas berbagai masalah yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

| Designed by Colorlib