Ongoing

Light Novel



"My Hero Academia" atau Boku no Hero Academia adalah manga shounen berlatar belakang cerita pahlawan karya Horikoshi Kouhei. Manga bercerita tentang seorang anak bernama Izuku Midoriya yang bercita-cita menjadi pahlawan. Dunia tersebut mempunyai latar bahwa setiap orang disana terkena infeksi yang menyebabkan lebih dari 90% orang di dunia mengalami mutase gen sehingga memberikan semacam kemampuan khusus bagi setiap individu. Pada dunia yang diisi oleh orang-orang super tersebut, penggunaan kekuatan yang berlebihan akan menyebabkan gangguan pada orang lain sehingga menggangu kenyamanan publik.

Dibuatlah aturan untuk membatasi penggunaan kekuatan. Namun, pelanggaran tetaplah terjadi. Maka dibentuklah organisasi pahlawan untuk mengatasi pelanggaran atau bahkan kejahatan yang dilakukan bagi tiap individu, juga memberikan rasa keamanan bagi masyrakat akan insiden atau bencana yang terjadi.

Karena hidup di dunia masyarakat super, maka pelanggaran atau kejahatan yang terjadi perlu diatasi dengan kemampuan yang setara atau kemampuan super juga. Yang pasti juga dibersamai dengan rasa kebajikan dan keadilan yang besar. Keinginan Izuku yang besar tersebut ternyata dihempaskan ketika mendapat kabar bahwa dia termasuk orang yang tidak termutasi tubuhnya atau bisa disebut bukan menjadi bagian dari manusia super.

Hari demi hari yang berlalu. Kejadian demi kejadian juga berlalu. Keinginan Izuku masih sama, meskipun dia tau bahwa dia tidak mempunyai kekuatan super. Keinginan yang besar ini mengantarkan dia untuk bertemu pahlawan No. 1 yang ia kagumi, All Might. Pada kejadian tak terduga itu adalah hari yang mengubah kehidupan Izuku, tidak hanya diakui bahwa dirinya dapat menjadi pahlawan dengan idealismenya tanpa kekuatan, tetapi juga dia diberikan kekuatan super oleh sang pahlawan No. 1. Setelah hari itu menjadi hari-hari yang penuh kerja keras untuk Izuku mencapai keinginannya.

Kalau kita melihat sudut pandang All Might kita akan menemukan sesuatu yang menarik.


All Might sendiri ...


Ia adalah seseorang yang dulunya juga tidak mempunyai kekuatan. Namun dia bertemu seorang guru yang mewariskan kekuatan padanya. Keinginanya adalah menjadi “simbol perdamaian”. Yang kehadirannya membuat setiap orang merasa aman. Yang kehadirannya membuat semua penjahat ketakutan. Yang kehadirannya membuat permasalahan cepat diselesaikan. Tentu menjadi seorang sosok demikian bukanlah usaha yang mudah dan diperlukan kekuatan yang besar. Kemudian dia berhasil mencapainya. Nama pahlawan All Might benar-benar menjadi harapan bagi semua orang. Namun, apa setiap kejahatan menghilang? Berkurang, tetapi tidak hilang seluruhnya. Bahkan ada yang menunggu kesempatan untuk melenyapkan All Might. Kehidupan manusia juga tidak bisa selamanya, saat ini All Might di masa kritis yang membawanya tidak punya kekuatan besar lagi untuk meneruskan perannya. Apakah All Might berniat melakukannya sendiri? Ternyata tidak. Hal itulah yang membawanya untuk mencari penerus yang tepat.

Anime ini telah memasuki musim keempatnya. Di sana kita dapat melihat bagaimana orang-orang kehilangan akan sosok All Might dan berharap

akan ada penerus yang menyerupainya
My Hero Academia Season 4: Netflix Release Schedule Revealed!

Yang menarik dari seorang sosok All Might yang sangat kuat itu, dia tidak ingin terus melakukan ini sendirian. Dia membutuhkan seorang penerus yang membawa juga idealismenya. Seperti saat gurunya mempercayakan seluruh idealismenya kepada All Might. Hal semacam inilah yang menjadikan seorang tokoh senantiasa berkembang. Api semangat yang diwariskan terus membawa perkembangan dan kemajuan ke masa mendatang. Tidak hanya mencari penerus, All Might juga mendidik dan memberikan bekal bagi generasi mendatang.

Terdapat kalimat yang menyatakan bahwa seorang pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang dapat menjadikan generasi setelahnya lebih baik. Mengapa demikian? Karena pemimpin tersebut dapat terus memberikan tongkat estafet bagi para generasi setelahnya dan tidak menghancurkannya. Praktik kecil dalam kehidupan kita sehari hari adalah tidak membiarkan suatu pekerjaan berhenti pada kita. Apakah itu ilmu pengetahuan, keorganisasian, informasi, kemampuan, perusahaan, kepercayaan, juga idealisme. Jangan sampai itu semua berhenti pada diri kita, namun teruskanlah selama itu adalah kebaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

| Designed by Colorlib